Klik di sini
close

Tenun Buna

Tenun Buna merupakan salah satu teknik menenun di wilayah Timor Tengah Utara, propinsi Nusa Tenggara Timur, yang menggunakan benang-benang yang terlebih dahulu diwarnai.

Susu Kuda Liar, Doping dari Sumbawa (Bagian 2)

Setelah diperah kuda-kuda tersebut dilepas kembali ke alam bebas. Ketika tiba saatnya untuk diperah, kembali kuda-kuda tersebut digiring masuk ke tempat pemerahan. Kuda-kuda tersebut biasanya sudah ditandai “milik” siapanya. Misalnya bapak A jatahnya adalah kuda A, jadi bapak B tidak bisa untuk mengambil susu di kuda A.

Penasaran dengan rasanya? awalnya saya mengira susu kuda liar ini rasanya pasti aneh. Tapi begitu mencicipi segelas susu kuda liar yang baru diperah dan dicampur sedikit madu hutan, ternyata rasanya sangat segar. Namun menurut bapak Arifin, susu kuda liar baru terasa manfaatnya jika didiamkan beberapa minggu atau bahkan sampai 4 bulan. Rasanya memang akan lebih kecut, tapi semakin lama khasiatnya semakin nge-joss. Susu kuda liar ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung dan tidak boleh diberi batu es. Jika ingin dingin, sebaiknya disimpan dalam botol dan diletakkan dalam kulkas.

Di Saneo – Dompu, harga sebotolnya adalah Rp. 30.000. Orang Saneo tidak memproduksi secara massal. Mereka tidak mau me-eksploitasi sang kuda. Produksi susu kuda liar hanya semampu sang kuda memproduksi susu. Itu pun tentu jatah susunya berbagi dengan sang anak kuda. Sehingga karena faktor ini, produksi susu kuda liar tidak banyak dan menyebabkan hargarnya jika sudah di luar Sumbawa menjadi tinggi.


Jika Anda berminat, bisa menghubungi Kelompok Tani “Hidup Bersama” di Desa Saneo, Kec. Woja, Kab. Dompu melalui bapak Arifin 081915822429. Atau bisa datang langsung dengan menaiki pesawat dari Jakarta menuju Sumbawa, dan untuk penginapan lihat referensinya di Gonla yah :) . Jujur aja setelah saya mencoba segelas, badan memang terasa lebih segar dan semakin bersemangat melanjutkan petualangan kembali.

Baca juga : Susu Kuda Liar, Doping dari Sumbawa (Bagian 1)

Artikel juga bisa dibaca di : http://catatansikudaliar.blogspot.com/2010/12/susu-kuda-liar-doping-dari-sumbawa.html

Tags: , , ,

Tentang Kontributor

Catatan si Kudaliar

KudaLiar itu....adventurer, explorative, gemar akan hal baru, suka tantangan, gemar bersosial, sepertinya susah untuk di beri batasan :D , suka keindahan, tidak suka sesuatu yang palsu, apa adanya, kadang selenge’an, dan anti feodalisme

pernah belajar antropologi di Unpad dan belajar motret secara otodidak. gemar menjelajahi kampung ke kampung. bisa bawa mobil tapi gak punya SIM A.

Beri Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*


Halo Pembaca,
Kamu dapat mengirim komentar mereka untuk artike (Go Feature) dan blog (Go Share) yang ditayangkan di situs Go Experience. Tim kami akan mengulas isi komentar dan menayangkannya setelah melakukan screening. Konten dan interpretasi dari setiap komen akan menjadi tanggungjawab pengirim komentar dan tidak merefleksikan pandangan dan posisi Gonla.com terhadap topik itu. Gonla.com tidak bertanggungjawab atas berbagai kerugian akibat komentar-komentar tersebut.